Berita

saleh husin/ist

Hanura juga akan Perjuangkan Syarat Pengajuan Capres Dipermudah

JUMAT, 11 MEI 2012 | 13:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Usul Partai Gerindra agar partai yang melampaui parliamentary treshold (PT) 3,5 persen dan lolos ke DPR bisa secara langsung mengajukan pasangan calon presiden dan wakil presiden pada tahun 2014 mendatang disambut baik.

Hanura menilai, usulan tersebut sangat tepat.

"Saya kira usulan tentang partai yang lolos PT dapat langsung mencalonkan presiden sangat tepat," ujar Sekretaris Fraksi Hanura Saleh Husin kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 11/5).

Pada pilpres 2009 lalu, yang bisa mengajukan pasangan capres-cawapres adalah parpol atau gabungan parpol yang mencapai 20 persen kursi DPR atau meraup 25 persen suara nasional.

Menurut Saleh, bila presidensial treshold diberlakukan sama dengan PT atau ambang batas parlemen, masyarakat akan akan banyak pilihan calon presiden. Karena semua partai yang lolos ke DPR RI bisa mengajukan calon sendiri.

"Harusnya UU tidak harus memasung dan membatasi masyarakat untuk menentukan presiden sesuai hati nuraninya. Maka dari itu Fraksi Hanura akan berjuang untuk merevisi UU tersebut," demikian anggota Komisi V DPR ini.

Selain Hanura, PKS juga sepakat agar syarat pengajuan capres dipermudah. Dikatakan Sekjen DPP PKS Anis Matta, PKS juga akan mendorong agar besaran PT disetarakan dengan presidential threshold. "Artinya, setiap partai yang lolos ke DPR berhak mengusung kandidat capres pada Pilpres 2014," katanya. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya