Berita

istimewa

PROGRAM RUMAH MURAH

Alex Noerdin akan Tuntaskan Program JK yang Tak Terealisasi

KAMIS, 10 MEI 2012 | 15:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Selain menjanjikan pendidikan dan kesehatan gratis, calon gubernur DKI Jakarta Alex Noerdin juga mencanangkan program rumah murah yang bernama Shelter for All jika terpilih menjadi orang nomor satu di Jakarta pada pemilihan gubernur Juli mendatang.

Program rumah murah yang dicanangkannya mempunyai tagline membangun tanpa menggusur.

Hal itu disampaikan Alex usai menjadi pembicara pada acara seminar di Gelanggang Mahasiswa Trisakti, Jakarta, Kamis (10/5).

Gubernur Sumatera Selatan ini mengatakan, di Sumatera Selatan,  dirinya menjalankan program shelter for all atau rumah untuk semua. "Rumah tipe 36 untuk pegawai kecil, PKL, sampai kuli. Hanya mengangsur Rp 5.000 per hari," katanya.

Alex yakin bisa merealisasikan program rumah murah untuk rakyat karena akan dibantu pemerintah provinsi, baik untuk lahannya maupun pembangunan infrastrukturnya.

"Bagaimana caranya agar bisa murah? Pemda membeli tanah, kemudian dihibahkan. Kemudian Pemda membantu pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, listrik, sampai air bersih," jelasnya.

Semua rakyat di Sumsel, lanjut Alex, suatu saat akan mempunyai rumah sendiri. Apakah rumah tersebut nantinya sudah lunas, hampir lunas, atau masih kredit.

"Rp 5.000 per hari itu terjangkau. Bayangkan tukang becak bisa mempunyai rumah sendiri dalam waktu 10 tahun," katanya.

Alex pun menjelaskan jika program tersebut diterapkan di Jakarta, maka rumah yang dibangun adalah rusunami, secara bertingkat. Rusunami seperti itu sudah pernah digagas Jusuf Kalla saat menjabat Wakil Presiden namun belum terealisasi.

"Pak JK menggagas 1.000 tower, tetapi sampai sekarang satu tower pun belum jadi. Ada banyak kendala. Yang jelas untuk Jakarta, pembangunannya harus ke atas (bertingkat)," pungkasnya. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya