Berita

agus martowardojo/ist

Menteri Agus Harus Penuhi Panggilan KPK Bersaksi untuk Wa Ode

KAMIS, 10 MEI 2012 | 13:03 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Menteri Keuangan Agus Martowardojo diharapkan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi bila kembali dipanggil sebagai saksi dalam kasus suap alokasi Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) tahun anggaran 2011 dengan tersangka Wa Ode Nurhayati.

"Kehadiran Menkeu akan memberikan contoh yang terpuji bagi masyarakat dalam hal penegakan hukum di Indonesia," ujar Wakil Ketua Fraksi PAN Viva Yoga Mauladi saat dihubungi Rakyat Merdeka Online beberasa saat lalu, Kamis, (10/5).

Menteri Agus sedianya hari ini bersaksi untuk Wa Ode. Namun, pemeriksaan dibatalkan karena Menteri Agus tak bersedia menjadi saksi. Padahal, menurut Viva, kesaksian Menteri Agus sangat diharapkan. Setidaknya untuk mengungkapkan tiga hal.

"Menkeu dapat menjelaskan mekanisme dan prosedur administrasi dalam proses pengambilan keputusan di Banggar karena keputusan itu dibuat atas atas persetujuan Banggar dan Kemenkeu," jelasnya.

Kedua, dapat Menkeu bisa membantu KPK mengurai persoalan yang melilit Wa Ode karena jangan sampai timbul kesan KPK melakukan tebang pilih kasus. KPK sebagai benteng keadilan rakyat harus bertindak transparan, obyektif, independen.

"Menkeu harus jujur dan obyektif dalam menjelaskan kasus ini. Jangan sampai Menkeu terjerat oleh permainan politik di Banggar," demikian Viva.

Johan Budi, Jurubicara KPK, sebelumnya tidak menjelaskan, apakah Menteri Agus akan dipanggil lagi atau tidak setelah hari ini tidak berkenan dimintai keterangan. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya