Berita

jafar hafsah

Demokrat Bantah Isu Penggulingan Anas Urbaningrum

KAMIS, 10 MEI 2012 | 09:46 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ketua DPP Partai Demokrat, Muhammad Jafar Hafsah membantah adanya gerakan di internal partainya untuk menggulingkan Anas Urbaningrum dari kursi ketua umum Demokrat.

Menurutnya, isu yang berkembang akan digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) menggantikan Anas hanyalah upaya untuk memecah partai binaan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurut Jafar, proses hukum kasus Hambalang dan kasus suap Wisma Atlet yang menyeret mantan Bendahara Demokrat, M Nazaruddin jangan dipolitisasi. Kata dia, lebih baik persoalan itu diselesaikan dengan hukum dan tidak dibawa ke urusan politik.

Dalam internal Demokrat, kata Jafar dalam keterangannya, ada aturan yang harus dijunjung tinggi oleh setiap kader. Mengenai KLB kata dia, sudah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

"Itu sudah diatur dalam tata tertib dan semua prosesnya (KLB). Untuk kasus hukumnya, kita serahkan kepada lembaga (KPK) dan mekansime hukum. Konsekeunsi logis dari yang bersangkutan (tentunya) kepada proses hukum," kata Jafar di sela-sela kunjungan kerjanya di Bone, Rabu (9/5).

Seperti yang diberitakan sebelumnya, beberapa petinggi partai di luar kelompok Anas sudah mulai menyiapkan pelaksanaan KLB yang agendanya adalah upaya menurunkan Anas sebagai ketua umum. Isu ini kembali mencuat setelah mantan Waksjen DPP Partai Demokrat, Angelina Sondakh ditetapkan tersangka pada kasus suap wisma atlet dan dugaan kasus korupsi di Kemendiknas. KLB dipersiapkan juga sebagai respon diseretnya nama Anas dalam kasus proyek Hambalang dan kasus suap Wisma Atlet. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya