Berita

ilustrasi

KASUS SENPI

Jangan Hanya Iswahyudi, Polisi juga Harus Seret Jenderal Sofyan Jacob

SENIN, 07 MEI 2012 | 15:21 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Setelah menangkap dan menahan pengusaha Iswahyudi yang menodong karyawan kafe dengan senjata api, Polda Metro Jaya harus segera pula memproses kasus Irjen (Purn) M. Sofyan Jacob.

"Jika tidak, Polda Metro hanya mempertontonkan sikap diskriminatif dan tidak patuh hukum," ujar Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S. Pane lewat keterangan tertulis yang diterima redaksi (Senin, 7/5).

Neta mengingatkan, M. Sofjan Jacob adalah mantan Kapolda Metro Jaya yang pernah dilaporkan karena mengancam petugas Satpam Perumahan Taman Resort Mediterania, Jakarta Utara, Sugeng Joko Sabiran. Bahkan sejumlah saksi mengungkapkan Sofjan sempat melepaskan tembakan.

"Ironisnya hingga kini kasus Sofjan tak kunjung diproses Polda Metro. Bahkan Sofjan tak pernah dipanggil dan diperiksa polisi," beber Neta.

Sebaliknya, baru beberapa jam dilaporkan, Iswahyudi langsung ditangkap dan ditahan Polda Metro. Padahal, Iswahyudi tidak melepaskan tembakan seperti Sofjan. Bahkan polisi sudah menggeledah rumah Iswahyudi.

"Berkaitan dengan itu, IPW mendesak Polda Metro segera memproses kasus Sofjan dan menangkap serta menahan dan menggeledah rumahnya," ujarnya.

IPW berharap Polda Metro tidak lagi mempertontonkan sikap diskriminasi yang menzalimi rasa keadilan masyarakat. Jika sikap ini masih dipertontonkan Polda Metro masyarakat tidak akan patuh hukum dan akan terus menerus mencemooh Polri.

Iswahyudi Anshar ditetapkan menjadi tersangka oleh Polda Metro Jaya setelah ditahan atas sangkaan penodongan senjata di restoran Cork & Screw, Plaza Indonesia, Kamis (19/4) lalu. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya