Berita

fauzi bowo

Inilah Alasan Warga Muhammadiyah Dukung Fauzi Bowo

MINGGU, 06 MEI 2012 | 14:42 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Warga Muhammadiyah yang tergabung dalam Forum Matahari Jakarta mendukung pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli pada pemilihan gubernur DKI Jakarta tahun ini.

Karena bagi mereka, belum ada orang yang bisa menggantikan Fauzi Bowo di kursi DKI Jakarta 1 untuk kemudian menuntaskan perobahan di Jakarta. Apalagi, Fauzi Bowo sudah menorehkan berbagai prestasi selama lima tahun ini.

"Kita lihat dari sisi capaian prestasi selama ini banyak hal yang dikerjakan. Sayangnya tidak terinformasi secara maksimal kepada semua kalangan," ujar Direktur Eksekutif FMJ Syahrul Hasan kepada Rakyat Merdeka Online (Minggu, 6/5).

Dari segi pendidikan, jelasnya, Fauzi Bowo sudah merancang wajib belajar 12 tahun dan pendidikan gratis 12 tahun. Sementara dari segi kesehatan, Fauzi Bowo mendorong biaya kesehatan hanya Rp 2 ribu untuk berobat di Puskesmas.

"Dan itu sudah paling murah di dunia. Sakit gigi, sakit gigi lalu cabut, bayar Rp2 ribu. Bahkan kalau melahirkan, di Jakarta itu Pak Fauzi buat kebijakan gratis di Puskesmas," jelasnya.

Begitu juga dari pembangunan infrastruktur. Karena pertumbunan jalan tidak seimbang dengan pertumbuhan kendaraan, Fauzi Bowo sudah menyiapkan rencana pertumbuhan jalan non toll sepanjang 60 Km per segi.

"Belum lagi misalnya untuk MRT, Pak Fauzi sudah mendesign itu semua tapi memang nggak selesai dalam satu periode. Makanya, diberi kesempatan lagi," imbuh Syahrul.

Tak hanya itu, masih kata Ketua Umum PW Pemuda Muhammadiyah DKI Jakarta ini, selama kepemimpinannya di Jakarta, Fauzi Bowo belum pernah diterpa isu kasus korupsi.
Belum lagi bicara kedekatan Fauzi Bowo dengan masyarakat, terutama dengan warga Muhammadiyah, menjadi alasan pelengkap untuk mendukung pasangan incumbent ini. Dia menjelaskan, Fauzi Bowo itu hadir pada acara-acara Muhammadiyah. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya