Berita

jusuf kalla

JK Memang Berpeluang Didukung Demokrat

JUMAT, 04 MEI 2012 | 09:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Semua tokoh dan negarawan yang ingin menjadi calon presiden pada 2014 mendatang memiliki peluang untuk didukung Partai Demokrat, selain tentunya kader partai penguasa itu sendiri. Karena memang, dalam menentukan siapa yang akan
dicalonkan, Demokrat mengacu pada hasil survei.

"Enam bulan terakhir (sebelum pilpres) siapa yang menang, apakah nanti Pak Jusuf Kalla yang masuk di sana, kalau dia terus-terusan nomor satu, kenapa tidak. Kan gitu. Ini hasil survei," tegas Sutan Bhatoegana.

Hal itu diungkap Ketua DPP Partai Demokrat tersebut, saat dimintai tanggapan soal polemik peluang Jusuf Kalla menjadi capres lewat Demokrat, seperti yang pertama kali disampaikan Max Sopacua, Wakil Ketua Umum Demokrat.

"(Penentuan siapa capres) Bukan keinginan orang per orang. Kalau keinginan orang per orang, kader kita saja kita munculkan, jadi itu barang. Tapi apakah rakyat menerima," sambung Sutan.

Sutan menjelaskan, metode survei inilah yang juga dipakai Demokrat dalam menentukan capres selama ini terutama pada pilpres 2004 lalu.

"Dan ini sudah kita lakukan waktu pilpres 2004. Yang populer kan Pak SBY, kita majukan dan terbukti menang. (Pilpres) 2009 kita lanjutkan. Itu ceritanya. Tapi sah-sah saja Pak Max sebut Pak JK, salah satu mungkin," tandasnya. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya