Berita

istimewa

'Tentara Koboy' Terus Mendapat Kecaman

KAMIS, 03 MEI 2012 | 18:43 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Kapten A, yang sehari-hari bertugas di Detasemen Markas TNI AD, terus menuai kecaman. Pasalnya, aksinya menodongkan pistol dan memukul salah satu pengendara motor, dinilai sebagai tindakan yang tak terpuji.

"Apa yang dilakukan oleh oknum TNI yang dikenal dengan 'Koboy Palmerah' itu sangat tidak terpuji," kata Sekretaris Fraksi Hanura DPR Saleh Husin kepada Rakyat Merdeka Online petang ini (Kamis, 3/5).

Aksi perwira TNI menjadi sorotan setelah seseorang mengunggah sebuah video berdurasi 1 menit 59 detik dengan judul ”Koboy Palmerah” ke situs Youtube pada Selasa lalu. Dalam video itu tampak seorang lelaki berbaju putih sambil menenteng pistol dan bahkan memukul seorang pengendara sepeda motor di kawasan Palmerah, pada Senin lalu.  Juga terlihat sebuah mobil berwarna hijau  berpelat nomor dinas TNI 1394-00.

"Ia harusnya tidak langsung main hakim sendiri," sambung Saleh.

Mestinya, sebagai perwira TNI, semestinya Sang Kapten memberi contoh tauladan kepada masyarakat sipil.  "Mungkin si oknum tersebut merasa benar. Tapi dengan mengeluarkan pistol, sambil memukul itulah yang membuat kecaman bertubi-tubu dari masyarakat," jelas anggota Komisi V DPR ini.

Untuk itu, Saleh menyarankan, sebaiknya secara ksatria dia menjelaskan ke publik dan meminta maaf atas keteledoran yang dilakukan. "Hal ini perlu ia lakukan agar apa yang ia perbuat tidak menyeret -nyeret nama institusi TNI, khususnya TNI AD, yang begitu kami banggakan," demikian Saleh.  [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya