Berita

taufiq kiemas

Ketua MPR: RUU Keistimewaan Yogyakarta Harus Tuntas Tahun Ini

MINGGU, 29 APRIL 2012 | 06:36 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Taufieq Kiemas meminta DPR segera menuntaskan Rancangan Undang-undang (RUU) Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) paling lambat tahun ini.

Hal itu disampaikan Taufiq di sela-sela acara Final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Tingkat SLTA se-Provinsi D.I Yogyakarta di Gedung Univercity Club UGM, Yogyakarta kemarin.

"RUU ini harus selesai pada tahun ini dan DPR harus mau mendengarkan aspirasi warga Yogyakarta. Tidak ada soal, dan saya meminta agar masyarakat Yogyakarta untuk tidak minta untuk merdeka terkait ini dan masih percaya pada NKRI,” katanya.

Secara pribadi, dia juga mengaku setuju dengan penetapan dalam penentuan gubernur dan wakil gubernur DIY. Namun demikian, penetapan tersebut harus ada aturan-aturan normatifnya. "Tapi berapa tahun dan umurnya berapa harus ditentukan. Kalau penetapan bagaimana cara milihnya. Dari dalam sendiri kompak tidak?” ungkapnya.

Politisi senior PDI Perjuangan tersebut menuturkan, kalau pemilihan gubernur dan wakil gubernur tidak dengan mekanisme penetapan, dikhawatirkan kondisi DIY bisa ramai dan terjadi perpecahan. Oleh karenanya, lanjut Taufiq, DPR yang sedang menggodok RUU harus juga mendengarkan harus menyerap aspirasi daerah, terutama masyarakat yang bersangkutan.

"Kalau pakai Pemilukada bisa kacau balau. Kalau penetapan kasih berapa waktu dan periodenya. Sehingga tidak berhenti saat sudah jompo,” imbuh suami mantan Presiden Megawati Soekarnoputri ini. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya