Berita

adhie massardi/ist

TKI DI MALAYSIA

SBY Hanya Berani Gelar Pasukan TNI untuk Hadapi Demonstran di Dalam Negeri

JUMAT, 27 APRIL 2012 | 00:34 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tiga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) meninggal dunia secara misterius di Negeri Sembilan, Malaysia. Selain itu, juga ditemukan tanda-tanda yang mengarah kepada praktik pencurian organ tubuh ketiga korban dari Lombok, Nusa Tenggara Barat itu.

Adapun pemerintah Indonesia, kembali dinilai bersikap lambat dalam menghadapi kejadian yang menimpa TKI di luar negeri. Reaksi yang lambat ini sangat berbeda bila dibandingkan dengan reaksi pemerintah ketika menghadapi gelombang protes rakyat atas kebijakan pemerintah yang tidak memuaskan, misalnya dalam rencana menaikkan harga BBM.

"Mestinya, di saat seperti ini Presiden SBY memperlihatkan ketegasannya, memprotes Malaysia, dan kalau perlu menggelar pasukan TNI," ujar aktivis Adhie Massardi kepada Rakyat Merdeka Online, Kamis malam (26/4).

"Intinya agar pemerintah Malaysia tidak mempermainkan WNI yang bekerja disana," sambungnya.

Di sisi lain, Adhie juga mengatakan, ketidaktegasan atau ketidakpedulian SBY terhadap nasib ketiga TKI itu adalah kado buruk menjelang Hari Buruh pada 1 Mei mendatang.

"Buruh Indonesia, baik di dalam maupun di luar negeri, memaknai ketidakpedulian SBY ini sebagai kado terburuk yang mereka terima di Hari Buruh," demikian Adhie. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya