Berita

Gede Pasek/ist

Vonis Nazaruddin Buktikan Demokrat Bersih, Cerdas, Santun

JUMAT, 20 APRIL 2012 | 15:10 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Amar putusan yang dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor terhadap terdakwa kasus suap proyek Wisma Atlet M. Nazaruddin membuat Partai Demokrat senang. Karena tudingan bahwa kongres Demokrat kecipratan uang suap kasus tersebut terpatahkan.

"Kita bersyukurlah fakta persidangan dengan apa yang kami sampaikan dulu satu kesatuan. Ya, kami senanglah. Sudah terbukti Kongres Partai Demokrat tidak ada kaitan dengan kasus Nazaruddin, kasus suap Kemenpora," ujar Ketua DPP Partai Demokrat Gede Pasek kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 20/4).
Pasek mengungkapkan, sejak dulu pihaknya sudah mengungkapkan, bahwa tidak ada kaitan antara kasus suap itu dengan Kongres Partai Demokrat yang digelar di Bandung Mei tahun 2010 lalu.

"Tetapi (pernyataan Demokrat itu) tenggalam oleh peradilan opini yang dibangun banyak pihak. Kita sangat bersyukur, statemen kita sejalan dengan fakta persidangan. Memang tidak ada kaitan (kasus suap dengan kongres)," katanya lagi.
Dia menyatakan, hanya oknum dan pribadi yang terlibat dalam kasus suap proyek senilai Rp 192 miliar itu. Tapi, dikait-kaitkan dengan Partai Demokrat supaya menjadi perhatian. Dan yang tak kalah penting, masih kata anggota Komisi II DPR ini, terbukti bahwa Partai Demokrat tidak sejelek yang selama ini diopinikan.
"Partai Demokrat posisinya tetap di sini, bersih cerdas santun. Siapa yang terlibat dihukum. Buktinya, kami memecat Nazaruddin. Terbukti dia divonis bersalah," tandasnya. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya