Berita

Ilustrasi/Ist

Dunia

Rusia: AS Bangun Misil Di Jazirah Arab Untuk Serang Iran

MINGGU, 08 APRIL 2012 | 11:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL.Pemerintah Rusia menduga Amerika Serikat (AS) tengah mempersiapkan diri untuk menyerang Iran dengan membangun sistem pertahanan misil di enam negara Jazirah Arab.

Ketua Komite Urusan Luar Negeri Parlemen Rusia Alexey Pushkov mengatakan hal tersebut setelah ada kabar yang menyebutkan pihak Pentagon menyetujui pembangunan sistem pertahanan tunggal di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Oman, Kuwait, dan Qatar.

"Formasi dari sistem pertahanan misil tersebut merupakan langkah politik bagi AS untuk menyerang Iran. Sebuah sistem pertahanan misil hanya diperlukan bila Iran memutuskan untuk meluncurkan misilnya. Tapi hingga saat ini, Iran bahkan tidak memiliki hasrat dan niat untuk melancarkan serangan secara tiba-tiba," ujar Alexey Pushkov sebagaimana dilansir Russia Today, Minggu (8/4).


Ketegangan yang terjadi antara Iran dengan AS dan sekutunya Israel masih tinggi. Namun, Pushkov menilai peperangan antara kedua kubu tersebut akan terjadi hanya jika Israel memulai serangan terlebih dahulu.

Hal ini, lanjut Pushkov, berdasarkan pada bukti yang menyebutkan adanya peningkatan kapabilitas militer yang dilakukan oleh Israel. Israel saat ini sudah membeli enam kapal selam dari Jerman dengan dalih untuk mewaspadai segala bentuk serangan yang terjadi di Timur Tengah.

"Seperti yang anda ketahui, banyak skenario yang muncul untuk menyelesaikan isu nuklir Iran. Salah satunya adalah skenario militer. Beberapa negara menyatakan bahwa tak menutup kemungkinan untuk menggunakan kekuatan militer dalam menyelesaikan isu nuklir Iran," imbuhnya.[ian]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya