Berita

ilustrasi

Pemerintah Harus Naikkan Gaji Hakim

SENIN, 02 APRIL 2012 | 18:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Pemerintah harus merealisasikan tuntutan para hakim untuk menaikkan gaji mereka. Pasalnya, bagimana hakim bisa memberikan keadilan kalau kebutuhan mereka tidak terpenuhi.

Hal itu disampaikan inisiator Koalisi Advokat Peduli Hakim Indonesia (KAPHI), Azrai Ridha kepada Rakyat Merdeka Online petang ini (Senin, 1/4).

"Selain itu, apabila hakim tidak disejahterakan oleh pemerintah, maka pemerintah sudah menghina UU dan negara. Makanya, pemerintah harus menaikkan gaji hakim," ketusnya.

Sebelumnya, para hakim mengeluhkan gaji mereka yang tidak pernah naik. Bahkan, ada hakim yang mengancam mogok sidang kalau tidak diperhatikan.

Senada dengan Azrai, pentolan KAPHI lainnya, Maranaek Siregar juga mendesak pemerintah untuk meningkat gaji hakim. Karena gaji para hakim sudah 4 tahun tidak naik gaji dan selama 11 tahun uang tunjangan tidak meningkat.

Menurutnya, bila hakim mogok sidang bahkan menggelar demonstrasi menyampaikan tuntutan tersebut, hal ini akan mempengaruhi kehidupan para advokat. "Karena ini berkaitan para advokat di seluruh Indonesia. Bagaimana advokat untuk beracara di Pengadilan kalau hakimnya mogok. Hakim harus ditingkatkan gajinya biar mereka tidak demonstrasi," tegasnya.

Makanya, KAPMI akan terus mendampingi para hakim. Dalam waktu dekat, KAPMI bersama hakim menyambangi Komisi III DPR menyampaikan tuntutan tersebut. [zul]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya