Berita

RECEP TAYYIP ERDOGAN/IST

Dunia

PM Turki: Nuklir Israel Lebih Bahaya Dari Nuklir Iran.

MINGGU, 01 APRIL 2012 | 09:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan memperingatkan bahwa serangan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran akan menciptakan sebuah bencana di kawasan Timur Tengah.

Menurut Erdogan, konflik regional yang akan dipicu oleh serangan Israel ini tidak akan berakhir seperti halnya yang terjadi dalam perang antara AS dan Irak.

"Seluruh kawasan akan hancur jika Israel menyerang Iran," ujar Erdogan kepada wartawan dalam sebuah pesawat yang membawanya dari satu pertemuan dengan Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad, sebagaimana dikutip Hurriyet Daily News (Minggu, 1/4).


Ia menambahkan bahwa Israel tidak harus menyerang Iran, karena Iran sudah mengatakan kepada dunia internasional tidak akan memproduksi senjata nuklir sebagaimana yang dituduhkan selama ini.

"Iran mengatakan mereka tidak akan memproduksi senjata nuklir. Mereka hanya akan menghasilkan batang uranium yang diperkaya dan berhenti setelah itu," tambah Erdogan.

Erdogan juga menyebut bahwa Israel yang memiliki ratusan hulu ledak nuklir justru luput dari sorotan internasional. Padahal ini lebih jelas membahayakan kawasan ketimbang isu nuklir Iran yang belum pasti.

"Israel memiliki 250 sampai 300 hulu ledak nuklir. Tak ada yang membahas itu," tutup Erdogan.

Israel sendiri telah memutuskan untuk menunda rencana serangan sepihak terhadap Iran sampai setidaknya tahun depan, setelah melihat hasil simulasi perang Pentagon dan pengamanan dana militer negara sekutunya, Amerika Serikat.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya