Berita

as hikam

Jelas, Partai Demokrat Panik

JUMAT, 30 MARET 2012 | 10:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pemecatan Jafar Hafsah sebagai Ketua Fraksi Demokrat menunjukkan bahwa partai penguasa itu sedang panik dalam menanggapi derasnya aksi penolakan kenaikan harga BBM.

"Ya itu indikasi elit Partai Demokrat sedang mengalami kepanikan dan perpecahan," jelas pengamat politik AS Hikam kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Selain derasnya penolakan masyarakat, juga karena semakin menguatnya penolakan dari parlemen. Apalagi kalau sampai skenario Rapat Sidang Paripurna Centurygate terulang pada sidang Paripurna hari ini. Karena PKS dan Golkar sudah menyatakan menolak kenaikan harga BBM.

"Kalau PPP juga ikut menolak, itu seperti sidang Paripurna Century," jelasnya.

Melihat penolakan dari masyarakat dan partai politik itu, Ketua Fraksi Demokrat Jafar Hafsah melakukan tindakan yang tidak kontrol. Pernyataan Jafar bahwa Aburizal mengusulkan kenaikan harga BBM Rp2000 per liter jelas sebuah blunder.

"Itu menjadi semacam trigger (bagi Golkar untuk menolak). Itukan luar biasa menuduh satu pimpinan partai dalam hal Golkar dengan tuduhan seperti itu. Itukan sama saja dengan mengatakan Golkar berkhianat. Makanya, daripada berpolemik, sekalian dia (Golkar) menolak," beber Hikam.

Meski begitu, menurutnya, pemecatan Jafar itu sebenarnya terlambat. Karena Jafar sudah selalu membuat blunder. [zul]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya