Berita

din syamsuddin/ist

Resmi, Din Syamsuddin Ajukan Judicial Review UU Migas

KAMIS, 29 MARET 2012 | 15:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Undang-undang 22/2001 tentang Minyak dan Gas dinilai sangat merugikan bangsa, masyarakat dan negara. Untuk itu, UU tersebut harus dicabut atau dibatalkan.

Demikian disampaikan Ketua Umum Din Syamsuddin, saat konferensi pers bersama pimpinan Mahkamah Konstitusi, usai mendaftarkan gugatan UU Migas tersebut, di Mahkamah Konstitusi, Kamis (29/3).

Turut bersama Din dalam mengajukan uji materi itu sejumlah tokoh antara lain mantan Menteri Perindustrian, Fahmi Idris dan mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi.

Menurut Din, pengajuan gugatan UU tersebut sangat penting dan mendesak dilakukan untuk kepentingan masyarakat Indonesia.

"UU tersebut telah merobek dan mengoyak kedaulatan ekonomi Indonesia. Selain itu, juga sangat tidak adil karena memberi pihak asing untuk menguasai kekayaan alam Indonesia," lanjutnya.

Untuk itu, ia berharap agar para hakim MK terketuk hatinya untuk menyidangkan dan memutus yang terbaik untuk kepentingan rakyat.

Selain uji materi, Din juga menyampaikan surat pertanyaan dari berbagai elemen masyarakat, tentang pembatalan pasal 28 UU Migas yang telah dibatalkan MK masa Jimly Asshiddiqie tahun 2005. Pasal tersebut antara lain menyebutkan, harga BBM diserahkan pada mekanisme pasar, namun dibatalkan MK.

Atas pertanyaan tersebut, salah seorang hakim MK, Haryono, menegaskan, bahwa pembatalan pasal 28 di era Jimly itu masih berlaku sampai saat ini. [zul]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya