ilustrasi penyeberangan di merak--Bakaueheni/ist
ilustrasi penyeberangan di merak--Bakaueheni/ist
Karena jadi atau tidak kenaikan harga BBM bersubsidi, saat ini dampak sosial ekonominya sudah hadir duluan karena panjangnya polemik wacana kenaikan harga BBM.
Inflasi alias penaikan harga-harga khususnya komoditas pangan sudah duluan naik, bahkan sebagian operator angkutan melakukan penaikan sepihak tarif angkutan seperti tarif kapal penyebrangan Merak-Bakaueheni.
"Jadi perdebatan hitungan-hitungan surplus harga jual mentah atau bertambahnya beban subsidi menjadi tidak mampu menahan efek tidak langsung yang merantai dari polemik penaikan BBM ini," ujar Ketua PP Pemuda Muhammadiyah bidang Pemberdayaan Petani, Buruh dan Nelayan ini kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Kamis, 29/3).
"Jadi dampaknya sudah hadir duluan dan memukul daya beli masyarakat jadi atau tidak penaikan BBM tersebut. Bahkan walaupun penaikan BBM dibatalkan misalnya dampak sosial ekonomi khususnya pukulan inflasi sudah menghajar daya beli masyarakat. Maka saran saya pemerintah harus mulai bicara dampak," demikian Dahnil. [zul]
Populer
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07
Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41
Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35
Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50
Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55
Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00
UPDATE
Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20
Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00
Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36
Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08
Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54
Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26
Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17
Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07
Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05
Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52