Berita

ilustrasi

HARGA BBM NAIK

Petani Kelapa Sawit Minta Pemerintah Lakukan Dua Hal

KAMIS, 29 MARET 2012 | 09:41 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kenaikan harga bahan bakar minyak dipastikan akan berdampak langsung kepada para petani kelapa sawit, terutama petani yang menjual tandan buah segar (TBS) kelapa sawit ke pengumpul, bukan langsung ke pabrik kelapa sawit (PKS).

Karena itu, petani kelapa sawit berharap ada kebijakan antisipatif dari pemerintah. Pertama diharapkan, pemerintah menjaga stabilitas harga jual TBS, memberikan kompensasi bagi ongkos angkut sekaligus mengawasi dan memberikan sanksi tegas kepada pengumpul yang memanfaatkan isu penaikan BBM dengan menekan harga jual TBS ke titik terendah.

Hal itu disampaikan Dewan Pakar DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Seluruh Indonesia (Apkasindo), Dahnil Anzar Simanjuntak, kepada Rakyat Merdeka Online.

Selain itu, sambung Dahnil, karena nilai tukar petani (NTP) khusus petani sawit kecil, petani kelapa sawit harus menjadi target penerima bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) dari pemerintah. Karena petani kelapa sawit dan juga petani-petani komoditas lainnya sangat terpukul dengan inflasi yang tinggi.

"Karena fakta empirik selama ini inflasi tinggi di komoditas, tidak selalu pararel dengan peningkatan harga jual dan pendapatan petani. Malah selalu terbalik. Pemicu inflasi muncul kerap menjadi alasan spekulan membeli komoditas petani di titik harga yang paling murah dan ini juga terjadi pada harga jual TBS," tandas Dahnil, yang juga pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banteng ini. [zul]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya