Berita

barack obama

Obama: Ketegangan di Timur Tengah Picu Melonjaknya Harga Minyak Dunia

SABTU, 24 MARET 2012 | 09:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Ketegangan yang terjadi di Timur Tengah, khususnya di Iran, diindikasikan telah mendongkrak harga minyak dunia antara 20 Dolar AS hingga 30 Dolar AS.

Hal ini disampaikan Presiden Amerika Serikat Barack Obama dalam sebuah acara yang digelar American Automobile Association (AAA).

"Kuncinya yang mendorong harga gas lebih tinggi sebenarnya adalah pasar minyak dunia dan ketidakpastian tentang apa yang terjadi di Iran dan Timur Tengah, dan itu menambahkan premi 20 dolar AS atau 30 dolar AS terhadap harga minyak," ujar Obama dalam wawancara tersebut sebagaimana dikutip AFP (Sabtu, 24/3).

Menurut Obama, selain ketegangan yang terjadi di Timur Tengah, melonjaknya harga minyak dunia ini juga dipicu oleh meningkatnya permintaan akan minyak di China dan India. China dan India, dua kekuatan baru ekonomi besar dunia, disebut Obama sebagai dua negara yang sebagian besar penduduknya mulai memiliki standar hidup yang naik. Sebagian besar penduduk dari dua negara terpadat di dunia ini mulai beramai-ramai membeli mobil, sehingga menciptakan permintaan minyak yang lebih besar dan memicu naiknya harga minyak dunia.

"Karena semakin banyak orang di seluruh dunia memperlihatkan standar hidup mereka naik, mereka membeli mobil, mereka memiliki permintaan minyak, yang menciptakan permintaan lebih besar di seluruh dunia dan itu meningkatkan harga," tukas Obama.

Pekan ini, sedianya pemerintah Amerika Serikat akan mendorong sanksi baru yang keras terhadap Iran. Sanksi itu untuk menekan Iran atas program nuklirnya, menghukum lembaga keuangan asing atas transaksi dengan bank sentral Teheran yang menangani penjualan minyak negara itu, terutama ekspornya. [zul]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya