Berita

hidayat nur wahid/ist

Daftar ke KPUD Malam Hari, PKS Jakarta Ingin Ikuti Kesuksesan Pilgub Sumbar

SENIN, 19 MARET 2012 | 13:37 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Keadilan Sejahtera tampaknya masih belum perlu untuk buru-buru mengumumkan siapa pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan mereka usung. Meski hari ini adalah pendaftaran terakhir ke KPUD.

"Jadi waktu itu masih panjang dalam konteks politik," ujar Hidayat Nur Wahid, mantan Presiden PKS, saat dihubungi Rakyat Merdeka Online tadi pagi.

Apalagi, sambungnya, partai lain juga akan menyampaikan keputusannya pada hari terakhir. Saat ini, ujar Hidayat, Demokrat belum defenitif menentukan siapa wakil Fauzi Bowo. Begitu juga dengan siapa wakil Joko Widodo belum diputuskan PDI Perjuangan dan Gerindra.

"PKS juga belum defenitif siapa yang akan menggandeng atau kader yang akan diajukan. (Tapi) PKS akan mengajukan kader sendiri, sudah pasti. Tinggal kadernya siapa dan siapa yang akan mendampingi ini yang belum diputuskan secara defenitif," tekan mantan Ketua MPR ini.

Karena itu, boleh jadi PKS akan mengumumkan dan sekaligus mendaftarkan pasangan yang mereka usung pada malam nanti. Karena batas pendaftaran terakhit sebelum pukul 00.00 tengah malam nanti. Apalagi sebelumnya ada kader PKS yang sukses menjadi gubernur yang mendaftar ke KPU pada malam hari.

"Dan Anda tahu Pak (Irwan) Prayitono itu diajukan di malam hari pada hari terakhit pendaftaran. Malah beliau yang memenangkan pemilihan Sumatera Barat. Saya yakin PKS akan mengambil pelajaran dari semua komunikasi yang sedang dan sudah terjadi," ungkap Hidayat.

Dihubungi terpisah, Ketua DPD PKS DKI Jakarta Selamat Nurdin juga mengungkapkan bahwa partainya akan mengumumkan siapa pasangan calon yang akan diusung. "Belum. Mungkin langsung ke KPUD," jawab Selamat, saat ditanya dimana akan dideklarasikan pasangan yang akan diusung tersebut. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya