Berita

ilustrasi/ist

Pemerintah AS Mulai Bersihkan Puing-puing Akibat Terjangan Tornado

MINGGU, 04 MARET 2012 | 14:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Otoritas Amerika Serikat di sejumlah negara bagian yang berada di kawasan Midwest, kini tengah melakukan pencarian korban dan membersihkan kerusakan yang diakibatkan oleh serangkaian badai dan tornado. Rangkaian badai dan tornado tersebut sedikitnya telah menewaskan 37 orang.

Negara bagian Indiana, Indiana, Kentucky, Ohio, Georgia dan Alabama merupakan wilayah yang mengalami kerusakan terparah. Di wilayah ini badai dan tornado telah menyebabkan banyak rumah yang rata dengan tanah, terputusnya aliran listrik dan merusak saluran komunikasi.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti berapa jumlah orang yang hilang akibat bencana ini. Pemerintah setempat kini tengah berusaha untuk membersihkan puing-puing bangunan yang rusak untuk mencari korban yang masih bisa diselamatkan maupun korban tewas yang hilang akibat badai dan tornado tersebut.


Total sekitar 90 tornado dan 700 cuaca buruk  yang terjadi di kawasan Miswest AS tersebut hingga Jumat (2/3) kemarin. Sebagian otoritas negara bagian di kawasan tersebut juga telah mengumumkan keadaan darurat di negara bagian masing-masing.

"Ohio kini dalam keadaan darurat," ujar Gubernur Ohio John Kasich sebagaimana dikutip BBC (Minggu, 4/4).

Presiden Amerika Serikat Barack Obama juga telah menawarkan bantuan pemerintah federal bagi sejumlah negara bagian yang mengalami kerusakan.

Puncak musim tornado di negara-negara bagian selatan AS ini biasanya terjadi pada bulan maret hingga Mei, dimana pada periode tersebut suhu dingin yang bertemu dengan air hangat akan membentuk tornado. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya