ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
RMOL. Pemerintah Suriah menggelar referendum untuk mengubah konstitusi negara pada Siang ini (Minggu, 26/2) waktu setempat. Pemerintah Suriah berharap Referendum konstitusi negara ini diharapkan mampu mengakhiri krisis kemanusiaan yang terjadi di Suriah
Sebagaimana dikutip BBC (Minggu, 26/2), Pemerintah Suriah berharap 14 juta rakyat Suriah yang telah berusia diatas 18 tahun dan memenuhi syarat untuk dapat memberikan suara mereka dalam referendum tersebut.
Menurut pihak pemerintah, referendum ini akan mengakhiri sistem pemerintahan satu partai yang sudah berjalan selama lebih dari lima dekade dan menjadi pemicu kisruh politik sejak Maret tahun lalu. Pasalnya, dalam konstitusi baru itu akan menghilangkan pasal 8 Undang-Undang Dasar yang berisi mengenai sistem kepemerintahan satu partai. Pasal 8 inilah yang melenggangkan kekuasaan Partai Baath pimpinan Bashar al Assad sebagai partai tunggal di sistem pemerintahan Suriah
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 10:20
Selasa, 28 April 2026 | 10:13
Selasa, 28 April 2026 | 10:09
Selasa, 28 April 2026 | 10:00
Selasa, 28 April 2026 | 09:56
Selasa, 28 April 2026 | 09:53
Selasa, 28 April 2026 | 09:51
Selasa, 28 April 2026 | 09:48
Selasa, 28 April 2026 | 09:39
Selasa, 28 April 2026 | 09:27