Berita

ilustrasi/ist

AS Berambisi Serang Iran

MINGGU, 26 FEBRUARI 2012 | 11:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Meningkatnya program pengayaan nuklir Iran dan gagalnya Badan Energi Atom Internasional PBB dalam menyelidiki sejumlah situs program nuklir Iran tersebut, telah memicu reaksi keras dari Amerika Serikat yang berambisi untuk menyerang Iran.

Departemen Pertahanan AS di Pentagon bahkan dikabarkan telah mengajukan sejumlah dana kepada Kongres AS sebagai bentuk persiapan perang menghadapi Iran.

Dana yang diminta tersebut akan digunakan untuk memperkuat eksistensi militer mereka dikawasan Teluk Persia dan meningkatkan kemampuan persenjataannya agar lebih efektif saat digunakan dalam peperangan.


Sebagaimana dilansir The Wallstreet Journal (Minggu, 26/2), Komando Pusat AS yang bertugas mengawasi armada militer di kawasan Teluk berambisi untuk mengalahkan pasukan Iran. Mereka menginginkan agar AS segera meningkatkan kemampuan pesawat-pesawat tempurnya.

AS juga akan meningkatkan kemampuan bomnya hingga dapat menghancurkan bunker. Sedianya bom tersebut akan digunakan untutk menghancurkan fasilitas nuklir Iran yang berada di bawah tanah. Meski demikian beberapa ahli bom masih meragukan kemampuan bom ini dapat menghancurkan fasilitas nuklir Iran. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya