ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
RMOL. Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menarik seluruh stafnya dari kementerian-kementerian pemerintah Afghanistan pada hari Sabtu (25/2) waktu setempat. Kebijakan ini dilakukan NATO setelah dua penasehat militernya tewas ditembak saat berada di dalam Kementerian Dalam Negeri Afghanistan.
Komandan Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) NATO Jenderal John Allen mengatakan bahwa langkah ini diambil sebagai perlindungan pasukannya dari demonstran Afghanistan yang mengamuk akibat pembakaran kitab suci Al Quran di salah satu pangkalan militer AS di Afghanistan.
"Untuk alasan perlindungan pasukan, saya segera melakukan tindakan-tindakan untuk menarik semua personel ISAF lainnya yang bekerja di kementerian-kementerian di sekitar Kabul," ujar Jenderal John Allen seperti dikutip BBC (Minggu, 26/2).
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 10:20
Selasa, 28 April 2026 | 10:13
Selasa, 28 April 2026 | 10:09
Selasa, 28 April 2026 | 10:00
Selasa, 28 April 2026 | 09:56
Selasa, 28 April 2026 | 09:53
Selasa, 28 April 2026 | 09:51
Selasa, 28 April 2026 | 09:48
Selasa, 28 April 2026 | 09:39
Selasa, 28 April 2026 | 09:27