Berita

ilustrasi

Dunia

IAEA: Kerjasama dengan Iran Gagal

SABTU, 25 FEBRUARI 2012 | 11:12 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Laporan badan pengawas nuklir PBB, IAEA menyebutkan bahwa Iran gagal bekerjasama dengan dengan pejabat nuklir PBB dalam dua rangkaian pembicaraan di Teheran selama satu bulan terakhir. Kondisi tersebut membuat Barat berencana meningkatkan isolasi terhadap negara tersebut.

Badan Energi Atom Internasional menyatakan bahwa Teheran belum mau menjelaskan secara mendetail adanya kemungkinan kepentingan militer dalam program nuklir mereka. Laporan itu juga menyatakan bahwa Iran telah meningkatkan jumlah mesin yang digunakan untuk pengayaan uranium dan menambah produksi uranium 20 persen lebih tinggi di wilayah Parchin.

"Iran tidak melakukan kerjasama yang baik, IAEA tidak dapat memberikan jaminan yang kredibel mengenai keberadaan bahan nuklir karena (sebagian) tidak diumumkan oleh Iran," ujar laporan tersebut sebagaimana dikutip BBC (Sabtu, 25/2).


Sebelumnya IAEA menyampaikan kekhawatiran bahwa Iran tengah meningkatkan kemampuan militernya dengan bantuan seorang pakar asing di wilayah Parchin, selatan Teheran. Namun pihak Iran menolak permintaan PBB untuk mengunjungi tempat tersebut dengan alasan kekhawatiran PBB tersebut tidak berdasar.

Pihak Gedung Putih segera merespons pernyataan ini dengan mempublikasikan sebuah pernyataan yang meminta Iran untuk mematuhi resolusi PBB yang meminta penghentian pengayaan uranium. Jika Iran menolak maka isolasi dari komunitas internasional akan meningkat.[ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya