Berita

puting beliung/ist

Puting Beliung Hajar Sidrap dan Pakpak Barat, 5 Tewas

SABTU, 25 FEBRUARI 2012 | 09:38 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Bencana puting beliung kembali terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Jumat (24/2) sore terjadi di dua tempat yang hampir bersamaan, yaitu di Kabupaten Sidrap (Sulawesi Selatan) dan Pakpak Barat (Sumatera Utara).

Akibatnya, 5 orang meninggal dunia yaitu empat orang di Sidrap dan 1 orang di Pakpak Barat. Sedangkan jumlah rumah rusak adalah 59 di Sidrap dan 39 di Pakpak Barat. Korban meninggal karena tertimpa pohon dan bangunan.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. Di Sidrap, kejadian bencana angin puting beliung terjadi Kelurahan Wettee, Kecamatan Panca Lautang pada Jumat (24/ 2) pada pukul 17.30 Wib. Akibat kejadian tersebut, 4 orang meninggal, 59 rumah rusak berat, dan 215 orang mengungsi.


BPBD Provinsi Sulawesi Selatan dan BPBD Sidrap telah melakukan berkoordinasi bersama instansi terkait. Posko tanggap darurat telah didirikan. TRC BPBD, Tagana, PMI, SAR, TNI, Polri dan masyarakat telah turun ke lokasi bencana memberikan bantuan ke masyarakat. Sebagian besar masyarakat yang mengungsi saat ini sudah kembali ke rumah masing-masing.

Sedangkan puting beliung di Kecamatan Salak dan Simpakrobe, Kabupaten Pakpak Barat, Provinsi Sumatera Utara terjadi pada 16.30 Wib. 1 orang meninggal dunia. 2 unit rumah rusak berat, 13 unit rumah rusak sedang, dan 24 rumah rusak ringan. BPBD Sumatera Utara dan BPBD Pakpak Barat telah berada di lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait serta melakukan penanganan darurat. Aparat setempat dibantu warga melakukan evakuasi terhadap korban bencana. Pemerintah setempat dibantu warga bergotong royong untuk membersihkan  puing-puing bangunan yang rusak.[ald]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya