Berita

Arwani Thomafi/ist

Berdasarkan Survei LSI, PPP Semakin Yakin Tatap Masa Depan

SENIN, 20 FEBRUARI 2012 | 16:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Lembaga Survei Indonesia merilis temuannya tentang elektabilitas partai politik kemarin. Dari survei itu, didapat gambaran bahwa terjadi tren kenaikan elektabilitas PPP dari survei sebelumnya.

"Ini tentu bukan menjadi jawaban final dari kerja keras kader selama ini. Tapi setidaknya hal ini akan menjadi modal untuk meraih capaian di atas posisi raihan April (Pemilu) 2009," ujar Jurubicara PPP M. Arwani Thomafi hari ini (Senin, 20/2).

Temuan LSI, elektabilitas partai berlambang kabah itu mencapai 4,9 persen. Sedangkan pada Pemilu 2009 lalu, suara PPP 5,32 persen. Memang, temuan LSI menunjukkan, hampir semua partai politik mengalami penurunan elektabilitas.

Survei LSI itu juga, di mata Arwani, menunjukkan bahwa PPP masih akan menjadi kekuatan yang signifikan dalam balantika partai politik di Indonesia untuk ke depannya.

"Kami optimistis tren ini akan terus positif sampai 2014 nanti," ungkapnya.

Anggota Komisi V DPR ini menduga, elektabilitas partainya mencapai 4,9 persen  antara lain karena kembalinya kiai dan warga NU ke PPP dan komitmen PPP untuk merangkul seluruh komponen umat Islam dalam wadah rumah besar umat Islam Indonesia. [zul] 


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya