Berita

john kei/ist

Pengacara: John Kei Sudah Keluar Kamar Saat Terjadi Pembunuhan

MINGGU, 19 FEBRUARI 2012 | 14:07 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pengacara tidak terima kliennya, John Kei, dikaitkan dengan kasus pembunuhan  Direktur PT Sanex Steel Indonesia Tan Hari Tantono, di kamar 2701 Hotel Swiss Bell, Sawah Besar bulan lalu.

"Bukti yang ada yang mana," kata Taufik Chandra, kuasa hukum John Kei di RS Kramat Jati, Jakarta siang ini (Minggu, 19/2).

Taufik pun menolak barang bukti CCTV yang disebut sebagai bukti bahwa John diduga terlibat pembunuhan Ayung, sapaan Tan Hari Tantono.

"Kami heran dengan peryataan yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian. Hanya berdasarkan melihat CCTV, orang keluar masuk lift terus selasar hotel, terus dikatakan ikut terlibat dalam pembunuhan," ungkapnya dengan nada heran.

Dia menjelaskan, pembunuhan terjadi bukan di lift atau di selasar hotel, tapi di dalam kamar.

"Sementara beliau pada saat terjadi peristiwa itu sudah keluar kamar begitu," katanya meyakinkan.

Sampai saat ini, sambungnya, tidak ada tindakan yang tidak dipertanggungjawabkan oleh John Kei.

"Saya sudah mendampingi beliau ini lebih kurang 10 tahun. Kasus yang mana yang beliau belum pertenggungjawabkan. Yang terakhir beliau (ada kasus) di Surabaya. Beliau sudah pertanggungjawabkan itu," tandasnya, saat diwawancarai TVOne. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya