Berita

din syamsuddin

Din Syamsuddin Geram Melihat Perkembangan Ekonomi Umat Islam

MINGGU, 19 FEBRUARI 2012 | 12:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin geram melihat perkembangan ekonomi umat Islam yang belum berkembang secara maksimal. Padahal tantangan bidang ekonomi di luar saat ini sangat sangat luar biasa besar.

Hal itu dikatakan Din Syamsuddin saat memberikan pengarahan kepada peserta Regional Meeting se-Jawa, Bali dan Lampung di Wisma Haji Surabaya MInggu, (19/2). Acara ini dihadiri oleh Ketua Majelis Ekonomi PW Muhammadiyah se-Jawa, Bali dan Lampung.

Din menegaskan, jika persoalan ekonomi Umat Islam tidak diatasi, ekonomi umat pada 30 sampai 50 tahun yang akan datang akan hanya tinggal nama akibat desakan ekonomi global maupun kondisi ekonomi dalam negeri.

Solusinya, tegas Din, mendorong, membina dan mendayagunakan potensi ekonomi umat secara maksimal. Selain itu juga perlu database potensi ekonomi umat dan database saudagar Muhammadiyah serta keberpihakan pemerintah terhadap ekonomi umat yang mayoritas masih menengah bawah.

Wakil Sekretaris Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PP Muhammadiyah, Faozan Amar, menyambut baik apa yang disampaikan oleh Din tersebut.

"Pengarahan Pak Din membakar semangat pengurus Majelis Ekonomi untuk mengembangkan ekonomi Muhammadiyah," sambut Faozan. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya