Berita

ppp/ist

PPP Prihatin Banyak Politisi Tersangkut Korupsi

SABTU, 18 FEBRUARI 2012 | 17:47 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) prihatin atas maraknya kasus dugaan korupsi yang melibatkan politisi, baik di tingkat nasional maupun daerah. Partai berlambang kabah ini pun tak ingin kadernya tersangkut kasus yang sama.

Agar kader kabah tidak terlibat korupsi, DPP PPP memberikan pengarahan kepada seluruh anggota DPR/DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota di Hotel Oasis Amir Jakarta hari ini, Sabtu (18/2).

"Pengarahan dipimpin langsung Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali dan Sekjen PPP Muhammad Romahurmuziy," ujar Jurubicara DPP PPP M. Arwani Thomafi sesaat lalu.


Hadir juga sebagai pemateri Ketua Fraksi PPP Hasrul Azwar dan Arwani sendiri, selaku Sekretaris Fraksi PPP. Arwani menambahkan, pembekalan ini juga dimaksudkan untuk memantapkan strategi PPP merealisasikan target 12 juta kader pada Pemilu 2014.

"Melalui kegiatan ini diharapkan, anggota legislatif PPP membuat citra positif kepada rakyat. Dengan demikian nantinya target 12 juta kader lebih mudah. Dalam kesempatan itu juga disampaikan mengenai regulasi yang akan diterapkan pada Pemilu 2014," tandas politisi muda yang saat ini duduk sebagai anggota Komisi V DPR ini.

Sementara, terkait dengan strategi pemenangan ini akan diperkuat dalam Mukernas PPP yang akan digelar di Ponpes Lirboyo Kediri 21-23 Februari mendatang. Dalam Mukernas tersebut juga akan dibahas mengenai kriteria calon presiden yang diinginkan PPP. [arp]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya