Berita

Ad­riyanti Firdasari

Olahraga

Kualifikasi Piala Thomas & Uber

Srikandi sesumbar Lampiaskan Dendam

Tim Putra Rontokan Singapura 5-0
RABU, 15 FEBRUARI 2012 | 08:43 WIB

RMOL. Pertemuan tim bulutangkis putri Indonesia lawan Thailand di ajang kualifikasi Piala Uber zona Asia, hari ini (Rabu, 15/2) menjadi duel yang ditunggu-tunggu. Keduanya akan bertarung hidup mati, guna menghindari tim China di perempatfinal.

Bagi kedua tim, ini merupakan pertarungan ulang partai final SEA Games 2011 pada Novem­ber, lalu di Jakarta. Saat itu, tim Gajah Putih  mempermalukan Indonesia 3-1, sekaligus memba­wa pulang me­dali emas. “Kalau dipercaya melawan Thai­­land, saya siap,” kata Liliya­na Natsir.

Sedangkan, tunggal putri, Ad­riyanti Firdasari yang kemung­ki­nan besar akan diturunkan se­bagai tunggal pertama, mengata­kan, dia dan rekan-rekanya di tim Uber optimis bisa menga­tasi tim Thailand meski sempat kalah di final SEA Games.

“Saat ini kami ingin fokus meng­hadapi tim Thailand, kare­na mereka merupakan lawan yang paling berat di grup Y. Ka­mi terus menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam tim ka­re­na  ini sangat penting di per­tandingan beregu,” kata Firda.

Di laga kemarin, Srikandi In­do­nesia berhasil melewati per­tan­dingan kedua dengan mulus setelah mengalahkan Kazakhs­tan 5-0 di Grup Y yang digelar di Macau Forum, Macau.

Pasangan Liliyana Natsir/Shen­­dy Puspa Irawati berhasil menyempurnakan kemenangan Indonesia atas Kazakhstan 5-0. Liliyana/Shendy menumbang­kan pasangan Elizaveta Yakov­leva/Ilyana Filipchuk 21-4 dan 21-5.

Di partai sebelumnya, tunggal putri Adriyanti Firdasari yang ju­ga tampil perdana sukses mem­bukukan angka pertama bagi tim Merah Putih dengan kemenang­an 21-9, 21-11 atas Veronika So­rokina. Sedangkan, tunggal ke­dua, Linda Wenifanetri menam­bah angka dengan menundukkan Karina Suleyeva 21-4 dan 21-10 dalam waktu 20 menit.

Indonesia memastikan keung­gu­lan 3-0, melalui tunggal putri, Bellaetrix Manuputty. Bellaetrix berhasil mengalahkan Ilyana Fi­lipchuk 21-7 dan 21-4. Sementa­ra, ganda putri Greysia Polii/Mei­­liana Jauhari memperpanja­n­g­an keunggulan menjadi 4-0 de­ngan mengkandaskan pasang­an Vero­nika Sorokina/Karina Su­­leyeva 21-7 dan 21-12.

Di partai selanjutnya, tim putri akan melawan tim kuat Thailand yang mengalahkan Sri Lanka 5-0.

Sementara itu, pelatih ganda putri, Aryono Miranat mengata­kan, dirinya cukup optimis kali ini Indonesia mampu mencuri poin dari nomor ganda.

“Pemain ganda Thailand me­miliki tipe permainan yang ce­pat. Baik Greysia/Meli atau An­neke/Nitya bisa dibilang lebih ung­gul dari segi permainan, saya ra­sa kedua negara memiliki pe­luang yang seimbang” kata Aryono.

Jika diturunkan, Firda akan kem­bali berjumpa dengan pema­in muda berbakat Thailand, Rat­chanok Intanon. Pada pertemuan terakhirnya di SEA Games lalu, Firda harus menyerah dari Ratc­hanok setelah berjuang tiga gim 12-21, 21-19, 19-21. Firda me­ngatakan, sejak di Jakarta dia dan pelatihnya telah mempela­ja­ri kekalahan tersebut melalui re­ka­man pertandingan.

“Kekalahan kemarin sudah di evaluasi bersama pelatih. Meng­ha­dapi pemain seperti Ratcha­nok memang tak mudah, dia me­rupakan pemain yang pintar di lapangan. Kadang pola permai­nan­nya pun berubah-ubah” ujar Firda menjelaskan.

Sementara itu, tim Thomas In­donesia juga belum menghadapi lawan berat. Taufik Hidayat cs ber­hasil mengalahkan Singapura 5-0 di laga kedua Grup B. Selan­jutnya, Indonesia akan mengha­dapi India yang digelar hari ini.

Kemenangan Indonesia dipe­tik Simon Santoso yang me­nga­lahkan Zi Liang Derek Wong 21-9 dan 21-12. Disusul, pasangan Bona Septano/Mohammad Ah­san me­nun­dukkan Zhao Jiang Terry Yeo/Liu Yi 21-14 dan 21-16. Ke­mu­dian, Taufik berhasil mem­per­besar keungululan men­jadi 3-0, setelah menaklukan Yong Zhao Ashton Chen 21-16 dan 21-12.

Hasil manis juga ditorehkan pa­sangan Markis Kido/Hendra Setiawan yang menundukkan Yew Loong,Jonathan Tang/ Jef­frey Wong 21-14 dan 21-14. Ter­akhir, tunggal muda Tommy Su­giarto melengkapi kemena­ngan dengan menundukkan Chao Hu­ang 21-14 dan 21-8. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya