Berita

AS Roma

Olahraga

Februari Kelabu Roma

Seri A
RABU, 15 FEBRUARI 2012 | 08:35 WIB

RMOL. AS Roma di luar dugaan ditak­lukkan tim medioker Siena 0-1 (0-0) dalam laga di Stadion Co­mu­nale, dini hari kemarin WIB.  Sri­gala Ibukota beralasan, keka­la­han itu karena permainan me­reka memang di bawah standar.

Alasan itu nampaknya tidak ma­suk akal. Karena, seusai per­tandingan data penguasaan bola menunjukkan, Roma lebih domi­nan dengan raihan 70 persen.

Meski demikian, sebagai tuan rumah nampaknya Siena berma­in efektif. Terbukti dengan lahir­nya penalti menit 51 yang sukses dieksekusi Emanuele Calaio.

 â€œIni benar-benar bukan hari kami. Saya melihat para pemain tampil di bawah level terbaik me­reka. Ketika kami tidak mem­punyai penguasaan yang positif atau tidak menemukan permai­nan yang lebih mendalam, lalu kesulitan itu datang,” ujar pelatih Roma Luis Enrique, dilansir Foot­ball Italia, kemarin.

“Ketika kalah, kami selalu ke­hilangan sesuatu. Kami berada di jalan yang panjang, lihat saja, permainan tim tidak konsisten,” sambungnya.

Roma memang tengah terpu­ruk. Dari empat partai terakhir se­lama Februari, hanya satu yang dimenangkan, sisanya se­ka­li seri dan dua kali kalah. Se­pekan lalu, Roma ditahan Cata­nia 1-1, Fran­cesco Totti cs sem­pat membantai Inter Milan 4-0 pada 5 Februari, empat hari sebelum­nya malah takluk atas Cagliari 4-2.

Dengan kekalahan ini, Roma gagal menyalip Inter Milan. I Giallorossi tetap tertahan di po­sisi enam dengan 35 poin. Se­men­tara itu, Siena berada di posi­si ke 16 dengan mengoleksi 23 poin.

Tugas tidak ringan akan dija­la­ni Roma, karena 19 Februari akan menjamu kuda hitam Par­ma. “Saya harap performance tim ini kembali membaik,” kata Enrique.

Di laga lainnya, Napoli me­nun­dukkan Chievo 2-0 di San Paolo. Gol Napoli dicetak oleh Mi­guel Bristos di menit ke-15 dan eksekusi penalti Edinson Ca­vani menit 38. Hasil ini masih menempatkan Napoli di pering­kat tujuh dengan poin 34. Se­dang­kan Chievo ter­tahan di po­si­si 14 dengan 27 poin.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya