Berita

hajriyanto tohari

Golkar : Survei CSIS Bikin Kerja Lebih Keras

SELASA, 14 FEBRUARI 2012 | 12:34 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Hasil survei terbaru yang dirilis lembaga Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menempatkan Partai Golkar di urutan kedua dengan perolehan suara 10,5 persen, disusul PDIP di tempat ketiga, 7,8 persen, dan Demokrat di urutan pertama, 12,6 persen.

Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Y. Thohari menghargai hasil survei tersebut.

"Saya mengapresiasi survei CSIS tersebut. Hasil itu akan menjadi bahan masukan kami untuk dibahas di partai," jelas Hajriyanto kepada Rakyat Merdeka Online, Selasa (14/2).


Wakil Ketua MPR ini menambahkan, hasil survei yang menempatkan Partai Golkar di urutan kedua akan dijadikan energi tambahan untuk lebih keras lagi dalam kerja-kerja politik, sehingga peringkat Partai Golkar akan semakin baik dan berada di urutan pertama.

"Saya yakin dengan kerja lebih keras lagi, Partai Golkar akan semakin baik dan berjaya," tambahnya.

Berikut adalah hasil survei CSIS selengkapnya atas perolehan suara Parpol yang ada di DPR jika Pemilu dilakukan hari ini. Partai Demokrat memperoleh 12,6 persen ( turun 8,25 persen), Golkar 10,5 persen (turun 3,95), PDI Perjuangan 7,8 persen (turun 6,25 persen), PKB 4,4 persen (turun 0,54), PKS 3,1 persen (turun 4,78 persen), Partai Gerindra 3,0 persen (turun 1,46 persen), PPP 2,8 (turun 2,53 persen), PAN 2,3 persen (turun 3,71 persen), Partai Hanura 0,7 persen (turun 3,07 persen).[ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya