ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
RMOL. Suku Indian Oglala Sioux yang mendiami Dakota Selatan, negara bagian AS, mengajukan gugatan terhadap sejumlah pabrik bir besar dunia. Mereka menuding bir telah membuat warganya kecanduan dan sebagian besar mengalami gangguan kelainan.
Sebagaiamana dilansir BBC (Minggu, 12/2), gugatan hukum ini diajukan suku Oglala Sioux ke Pengadilan Nebraska dan ditujukan kepada Anheuser-Busch InBev Worldwide, SAB Miller, Molson Coors Brewing Company, MillerCoors LLC dan PabstBrewing Company.
Suku Oglala Sioux menuding pabrik-pabrik bir inilah yang menjadi biang kecanduan alkohol yang diderita warga suku itu. Mereka menuntut ganti rugi 500 juta dolar AS atau hampir Rp 4,5 triliun sebagai pengganti ongkos kesehatan, layanan sosial dan rehabilitasi anak-anak.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 10:20
Selasa, 28 April 2026 | 10:13
Selasa, 28 April 2026 | 10:09
Selasa, 28 April 2026 | 10:00
Selasa, 28 April 2026 | 09:56
Selasa, 28 April 2026 | 09:53
Selasa, 28 April 2026 | 09:51
Selasa, 28 April 2026 | 09:48
Selasa, 28 April 2026 | 09:39
Selasa, 28 April 2026 | 09:27