Berita

ist

Sepuluh Anggota Marinir AS Berpose di Bawah Lambang Nazi

SABTU, 11 FEBRUARI 2012 | 22:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Sebuah foto yang memperlihatkan sepuluh anggota Marinir Amerika Serikat sedang berpose di bawah bendera Nazi mendapat kecaman dari warga AS.

Dalam foto yang beredar di dunia maya tersebut, kesepuluh anggota marinir dengan menggunakan seragam lengkap, terlihat bangga berpose diantara bendera AS yang di atasnya ada spanduk berwarna biru gelap yang berlambangkan dua huruf S yang mirip gambar petir.

Gambar tersebut-lah yang kemudian dianggap sebagai simbol Schutzstaffel (biasa disingkat SS), sebutan untuk kelompok paramiliter Nazi yang berperan penting dalam praktek kekerasan selama Perang Dunia II.


Jurubicara Marinir AS, Sersan Mark Oliva mengatakan bahwa SS dalam bendera itu merupakan singkatan dari Scout Sniper dan tidak ada kaitannya dengan simbol Nazi.

"Mereka tidak menyadari bahwa mereka mengasosiasikan diri dengan sesuatu yang rasis dan fasis," kilah Oliva sebgaimana dikutip BBC (Sabtu, 11/2).

Kepala Korps Marinir AS James Amos telah menyampaikan permintaan maafnya kepada publik AS atas pose foto yang diabadikan pada 2010 di wilayah selatan Afghanistan tersebut. Dia juga memastikan akan mengambil tindakan disiplin terhadap mereka, dan menjamin hal ini tidak akan terulang kembali.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya