Berita

Dunia

Permintaan Uni Eropa dan IMF Disetujui, Lima Menteri Mundur

SABTU, 11 FEBRUARI 2012 | 16:30 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Kabinet Yunani akhirnya menyetujui paket pemotongan anggaran baru seperti yang diminta oleh Uni Eropa dan IMF. Keputusan ini membuat lima menteri mundur dari jabatannya karena menganggap persyaratan yang diminta Uni Eropa dan IMF sebagai hal yang memalukan.

Paket pemotongan anggaran ini merupakan bagian dari kesepakatan bantuan dana sebesar 170 miliar dolar AS. Rancangan yang selanjutnya harus mendapatkan persetujuan dari parlemen Yunani dan para menteri keuangan Eropa ini, telah membuat lima menteri mundur dari jabatannya. Kelima menteri ini mundur karena menentang paket kebijakan pemangakasan anggaran yang diminta oleh IMF.

Sebagaimana dilansir BBC (Sabtu, 11/2), dalam paket pemangkasan anggaran tersebut tercantumkan beberapa syarat dari Uni Eropa dan IMF yang harus dilaksanakan Yunani jika ingin mendapatkan bantuan. Syarat tersebut antara lain, pemecatan 15 ribu pegawai publik, liberalisasi UU tenaga kerja, menurunkan upah minimum sebesar 20% dari 750 euro menjadi 600 euro perbulan, dan negosiasi penghapusan hutang dengan bank.


Meski mendapat tentangan dari ribuan anggota serikat pekerja, Perdana Menteri Yunani Lucas Papademos tetap menyetujui langkah IMF ini. Ia berpendapat bahwa jika gagal menyepakati pemangkasan anggaran dan gagal bayar utang, maka kekacauan ekonomi yang terjadi di Yunani akan semakin tidak terkontrol.

"Kita tidak bisa membiarkan Yunani bangkrut, gagal bayar akan menceburkan negara kita ke sebuah petualangan yang berbahaya," kilah Papademos.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya