Berita

mitt romney/ist

Dunia

Romney: Kebijakan Satu Anak di China, Kebijakan Biadab

SABTU, 11 FEBRUARI 2012 | 14:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Kebijakan satu keluarga satu anak yang dicanangkan oleh pemerintah China disebut sebagai kebijakan yang biadab oleh bakal calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Mitt Romney.

Dalam kampanyenya di Colorado, Romney mengatakan, jika dirinya Presiden dia akan memangkas donasi AS untuk UNDF (Dana Kependudukan PBB) jika UNDF tetap mendukung kebijakan tersebut. Ia beranggapan bahwa kebijakan satu anak merupakan suatu pelanggaran HAM bagi warga China yang ingin memiliki banyak anak.

"Saya akan memotong pendanaan bagi Dana Penduduk Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNPF) yang mendukung kebijakan satu anak di China," ujar Romney dalam seperti dikutip AFP (Sabtu, 11/2).


Kebijakan satu anak ini telah direncanakan oleh pemerintah China sejak tahun 1979. Kebijakan ini merupakan upaya untuk menghambat laju pertumbuhan penduduk Negeri Tirai Bambu itu yang terus bertambah. China, hingga saat ini, menjadi salah satu negara yang paling padat penduduknya di dunia.

Namun, Beijing dikabarkan baru akan menerapkan kebijakan tersebut dengan tegas pada Oktober 2012. Kebijakan ini  akan menghukum setiap pasangan suami istri yang memiliki anak lebih dari satu orang.[ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya