Berita

Amir Khan dan Lamont Pe­terson

Olahraga

Khan-Peterson Digelar 19 Mei

Duel Jilid II
SABTU, 11 FEBRUARI 2012 | 09:06 WIB

RMOL. Keinginan petinju Inggris, Amir Khan untuk rematch (ta­rung ulang) lawan Lamont Pe­terson akhirnya kesampaian. Ke­duanya akan kembali naik ring memperebutkan gelar kelas welter junior WBC dan IBF pada 19 Mei mendatang.

Hal itu diungkapkan juru bica­ra Golden Boy Promotion, Ri­chard Schaefer selaku promotor Khan kepada Skysport News. Me­nurutnya, laga jilid II Khan versus Peterson tidak lagi digelar di Washington, Amerika Serikat seperti laga pertama, tapi bakal dilaksanakan di Mandalay Bay, Las Vegas.

“Pertarungan yang satu ini semoga bisa menjawab semua tanda tanya. Pertandingan besar itu akan diadakan di Mandalay Bay, Las Vegas, tanggal 19 Mei 2012,” kata Schaefer.

Seperti diketahui, pada per­tarungan pertama, yang ber­lang­sung 11 Desember 2011 lalu, Khan harus menyerah dari Pe­terson dan kehilangan dua sabuk gelar WBC dan IBF setelah kalah angka tipis.

Khan tidak terima dengan kekalahannya tersebut, lantaran dirinya merasa dicurangi. Petinju Inggris keturunan Pakistan ini mendapat pengurangan dua ang­ka dari wasit Joe Cooper di ronde tujuh dan 12 karena dianggap mendorong Peterson.

Kontroversi pun kembali mun­cul dari kubu Khan bebe­rapa hari setelah pertandingan berakhir, setelah mereka me­nonton tayangan ulang perta­rungan itu dari televisi.

Dalam tayangan tersebut, tampak seorang pria misterius me­ngenakan topi, yang ber­bicara dengan juri di samping ring. Pria itu belakangan dike­ta­hui bernama Mustafa Ameen, relawan dari IBF.  Dia diduga me­manipulasi nilai di pertandingan. Ku­bu Khan akhirnya mendesak WBA dan IBF melakukan rematch.

“Negosiasi rematch ini sangat sulit dan berlarut-larut. Tapi akhirnya kami memiliki ke­sepakatan, semua sudah siap. Ini akan menjadi laga yang sangat besar,” tegas Schaefer.

Khan yakin dirinya akan men­dapatkan rematch sebelum ter­jadi kesepakatan pertarungan ulang. “Peterson adalah seorang pe­tarung hebat, tetapi saya layak untuk mendapatkan pertarungan ulang,” ujar Khan saat itu. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya