Berita

ilustrasi/ist

Bongkar Jaringan Peredaran Narkoba di Kalangan Pilot

RABU, 08 FEBRUARI 2012 | 16:26 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pihak Lion Air harus melakukan pembinaan mental terhadap pilot-pilotnya agar kasus pilot mengkonsumsi narkoba tak kembali terjadi. Pilot mengkonsumsi narkoba karena adanya permasalahan dengan moralitas pilot tersebut.

"Saya juga selaku anggota DPR Komisi V meminta itu (pilot) dikenakan sanksi keras, kalau perlu langsung dicopot dan dipenjarakan saja. Orang awam saja dilarang menyabu apalagi pilot," kata anggota Komisi Perhubungan DPR, H.A Bakri, kepada Rakyat Merdeka Online melalui sambungan telepon beberapa waktu lalu.

Tapi, melakukan pembinaan dan menghukum pilot yang mengkomsumsi narkoba saja tidak cukup. Menurutnya, untuk mencegah dan memutus mata rantai peredaran narkoba di kalangan pilot, jaringannya harus dibongkar. Karena itu yang perpenting harus dilakukan mencari siapa dan dimana sumber narkoba tersebut.


"Ini tentu ada jaringan yang bermain di pilot ini. Tidak menutup kemungkinan tidak hanya pilot ini. Bisa saja pilot-pilot di Lion juga pasti begitu. Nah kita takutnya kalau ini tidak diambil tindakan dan langkah yang cepat, kita akan kena sanksi dari luar negeri. Kalau sudah begitu nanti kasihan penerbangan kita," tandasnya. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya