Berita

ist

HARI PERS NASIONAL

Hotel Mulai Penuh, Tukang Ojek Berharap Tambah Pemasukan

SELASA, 07 FEBRUARI 2012 | 16:47 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Dua hari jelang pelaksanaan puncak peringatan Hari Pers Nasional ke-27 di Jambi, Hotel-hotel mulai habis dibooking. Hotel Cosmo misalnya. Bagi pengunjung yang berniat menginap di hotel bintang 3 yang terletak di Jalan Soekarno-Hatta, Jambi, itu harus rela masuk waiting list terlebih dahulu. Karena semua kamar sudah habis dibooking.

"Kami tidak bisa beri kepastian kapan," ungkap seorang petugas hotel saat pengunjung menanyakan kapan dia bisa dapat kepastian untuk bisa menginap di hotel tersebut (Selasa, 7/2).

Karena itu, sang pengunjung itu pun akhirnya meninggalkan lokasi dan tampaknya mencari tempat penginapan lainnya.


Pelaksanaan acara HPN di Jambi ini sendiri mendapat sambutan positif dari warga, tak terkecuali warga kelas menengah ke bawah. Parapat misalnya. Lelaki paruh baya yang berprofesi sebagai tukang ojek ini berharap lewat kegiatan tersebut bisa menambah penghasilannya.

Di Jambi, ojek merupakan transportasi andalan dalam kota, selain angkutan umum dan taksi. Makanya dia berharap, pengunjung acara HPN dari berbagai daerah, menggunakan jasa ojek.

"Nggak tentu. Kadang kita dapat Rp 70 ribu, kadang Rp 40 ribu. Kata orang seperti rezeki macan," ungkap pria berdarah batak dengan logat khas Melayu Jambi ini saat ditanya berapa biasanya pendapatannya satu hari.

Tentang pelaksanaan acara HPN ini, tukang ojek yang mangkal di Sukarejo, Jalan Jenderal Sudirman ini tahu dari berbagai spanduk yang tersebar di berbagai lokasi di Jambi.

Puncak acara peringatan HPN akan digelar Kamis lusa (9/2). Dijadwalkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan membuka acara tersebut. Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II dan tokoh pers akan menghadiri hajatan insan pers tersebut.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya