Berita

anas-sby/ist

Ketidaktegasan SBY Membuat Anas Urbaningrum Aman

SENIN, 06 FEBRUARI 2012 | 10:27 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Konferensi pers yang dilakukan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di kediamannya Cikeas, Bogor, kemarin, ternyata tetap menyisakan masalah bagi partai ia dirikan tersebut. Secara umum, apa yang disampaikan dalam konferensi pers itu hanya normatif. Tidak ada penyelesaian konkret yang ditawarkan.

"Kalau dicermati secara baik, tidak ada yang baru dari pernyataan SBY tersebut. Semuanya biasa-biasa saja dan sangat normatif," ungkap pengamat politik Saleh Partaonan Daulay pagi ini (Senin, 6/2).

"Yang ditunggu-tunggu publik sesungguhnya adalah langkah konkret untuk mengatasi masalah yang ada. Kenyataannya, SBY malah menyerahkan semua penyelesaian masalah PD pada proses hukum," sambung pengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta ini.

Dengan pernyataan SBY tersebut, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum secara tidak langsung merasa dilindungi. Apalagi, sebut Saleh, secara eksplisit SBY menyinggung bahwa tidak ada pergantian ketua umum partai berlambang bintang mercy tersebut. Setidaknya, Anas akan tetap diamankan sampai ada ketetapan hukum yang menyatakan dirinya bersalah atau tidak. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya