Berita

Anwar Ibrahim/ist

Dukung Israel, Tokoh Oposisi Malaysia Anwar Ibrahim Sakiti Umat Islam

SENIN, 06 FEBRUARI 2012 | 10:07 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Tokoh oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, menyatakan dukungannya terhadap eksistensi negara zionis Israel. Anwar yang dekat dengan tokoh-tokoh Islam dan nasional di Tanah Air itu bahkan mendukung segala upaya yang dilakukan guna penyelamatan Israel.

"Saya kira ini pernyataan yang sangat ceroboh dan berlebihan. Dukungan Anwar ini bisa menyakiti dan mengabaikan aspirasi umat Islam dunia, di saat dunia internasional menyerukan dan mendukung perjuangan bangsa Palestina melepaskan diri dari penjajahan Israel," tegas Direktur Pusat Kajian Timur Tengah dan Dunia Islam (PKTTDI) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Hery Sucipto, pagi ini, Senin (6/2).

Secara politis, duga Hery, pernyataan itu mungkin ditujukan untuk meraih simpati dan dukungan dari Amerika Serikat (AS) dan Barat, serta Israel. Namun demikian, katanya, langkah tersebut terlalu riskan, khususnya bagi umat Islam di Malaysia maupun di dunia internasional.

"Publik bisa saja menilai Anwar mencari simpati untuk kepentingan politik jangka pendek, yakni maju dalam pemilu Malaysia Maret 2013 mendatang. Namun, amat disayangkan bila isu Palestina-Israel diangkat dengan menguntungkan pihak Israel. Publik yang tadinya simpati bisa berubah menjadi apatis kepadanya," lanjut peneliti The Fatwa Center (TFC) ini.

Untuk itu, ia berharap, Anwar yang baru saja terbebas dari sangkaan kasus sodomi yang membuatnya dipecat dari jabatan Deputi Perdana Menteri Malaysia, tahun 1998 tersebut, lebih hati-hati lagi dalam memberikan pernyataan kepada media.

Seperti diketahui, dalam wawancara dengan The Wall Street Journal, akhir Januari lalu, Anwar Ibrahim yang juga tokoh Partai Keadilan Malaysia, menyatakan mendukung segala upaya untuk menyelamatkan Israel dari muka bumi. Hal ini sontak menjadi polemik dan kecaman publik di Malaysia. [zul]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya