Berita

tantowi yahya/ist

Ditempatkan sebagai Cawagub Terpopuler, Tantowi Yahya Apresiasi Survei Puskaptis

JUMAT, 03 FEBRUARI 2012 | 09:48 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Bakal calon gubernur DKI Jakarta dari Partai Golkar Tantowi Yahya mengapresiasi hasil survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) tentang popularitas para calon yang dirilis kemarin.

"Apapun hasilnya, bagi saya itu adalah potret keinginan masyarakat. Terlebih, Puskaptis selama ini kita kenal sebagai lembaga survei yang cukup kredibel dan berpengalaman," ungkapnya pagi ini (Jumat, 3/2).

Namun, dia mengingatkan, masalah seseorang diunggulkan sebagai cagub atau calon wakil gubernur tergantung dimana nama orang tersebut ditempatkan dalam survei.

"Bagi saya yang terpenting saat ini tetap terus bekerja, dalam hal ini komunikasi dengan masyarakat dan calon-calon partai koalisi. Karena Golkar hanya punya 7 (kursi di DPRD DKI Jakarta) dari persyaratan 15 kursi," sambungnya.

Anggota Komisi I DPR ini tampaknya tidak memusingkan hasil survei Puskaptis, yang menempatkannya sebagai calon wakil gubernur terpopuler. Karena yang menjadi pegangannya adalah hasil survei Partai Golkar.

"Golkar punya mekanisme survei sendiri dan insya Allah hasilnya akan diumumkan tidak lama lagi. Sebagai kader yang taat azas dan peraturan, saya akan tunduk pada keputusan partai," demikian Tantowi.

Hasil survei Puskaptis menunjukkan popularitas Fauzi Bowo masih bertahan di angka 93,14 persen dengan tingkat kesukaan 51,52 persen. Sedangkan urutan nomor dua ditempati mantan Menteri Perikanan dan Kelautan, Fadel Muhammad, dengan persentase popularitas 61,31 persen dan kesukaan 33,38 persen. Setelah itu Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto, dengan popularitas 57,90 persen dan kesukaan 35,52 persen.

Sedangkan untuk nama-nama bakal calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, urutan pertama ada Tantowi Yahya dengan tingkat popularitas dan kesukaan masing-masing 67,38 persen dan 38,97 persen. Diikuti Triwisaksana 36,93 persen dan 24,31 persen. Disusul nama-nama seperti Lulung Lunggana, Wanda Hamidah, Boy Sadikin, Prya Ramadhani, Slamet Nurdin dan Ben Benyamin.[zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya