Berita

ilustrasi

PEMBATASAN BBM

Pengusaha Butuh Kepastian!

RABU, 01 FEBRUARI 2012 | 10:05 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pemerintah belum memastikan apakah rencana pembatasan BBM bersubsidi jadi atau tidak, atau diganti dengan kebijakan menaikkan harga premium. Pada saat yang sama, pemerintah juga berencana menaikkan tarif dasar listrik (TDL). Belum lagi buruh berunjuk belakangan ini karena persoalan upah.

"Dan deretan daftar rencana kebijakan pemerintah yang tak terang telah menambah ketidakpastian menjalankan bisnis dan investasi di Indonesia. Padahal yang paling dibutuhkan dunia usaha dan investasi adalah kepastian," ujar ekonom Dahnil Anzar Simanjuntak kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Dia mengingatkan, ketika ketidakpastian terjadi, investor dan pelaku usaha kesulitan memprediksi biaya dan margin serta keberlangsungan bisnisnya. Kondisi seperti ini akan semakin memukul jatuh daya saing usaha Indonesia pada tahun 2012 ini.

"Apalagi World Bank melalui Survey Ease of Doing Business-nya telah menempatkan Indonesia pada urutan 129, memburuk dari tahun lalu yang berada pada posisi 126 dalam kemudahan memulai usaha. Padahal, Malaysia justru membaik dari posisi 46 tahun lalu menjadi (urutan) 44 tahun ini," bebernya.

"Fakta ketidakpastian yang menurunkan daya saing usaha Indonesia, determinasi utamanya disebabkan oleh kepemimpinan dan birokrasi yang buruk," simpul dosen Fakultas Ekonomi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang, Banten ini. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya