Berita

AC Milan

Olahraga

Reja Kirim Psywar

Lazio vs AC Milan
RABU, 01 FEBRUARI 2012 | 09:03 WIB

RMOL. Tak ada yang meragukan kehebatan Zlatan Ibrahimovic di lapangan hijau. Postur tubuhnya yang tinggi  besar mem­buatnya menjadi striker paling produktif di Seri A musim ini.

Namun pelatih Lazio, Edy Reja, beranggapan, Miroslav Klose lebih baik dari bomber asal Swedia itu.

Semenjak dibuang dari Bar­celona, Ibrahimovic seakan menemukan kembali penam­pilannya ketika mendarat di San Siro pada tahun 2010.

Ibra berhasil membawa Milan meraih beragam gelar, salah satunya, gelar scudetto tahun 2010-2011. Pada musim ini, Ibra menjadi attacante terbaik Rossoneri dengan menjadi capocanonieri (pemuncak daftar pen­cetak gol terbanyak) de­ngan torehan 15 gol.

Saking impresifnya Ibra, presiden Milan, Adriano Galliani  menyebut per­forma Ibra su­dah me­nya­mai pe­nam­pilan le­gen­da Mi­lan, Marco van Basten. “Tak ada gu­nanya berbicara ten­tang Ibra­hi­mo­vic lagi, dia pemain yang fantastis, semua orang bisa melihatnya. Dia sungguh menakjubkan. Mirip dengan Van Basten,” puji Galliani terhadap pe­main yang kabarnya diban­derol 150 juta euro atau Rp 210 miliar itu.

Kendati demikian, Edy Reja menilai Klose lebih baik ketim­bang Ibra. Reja seakan mela­kukan psywar terhadap Milan, mengingat dini hari nanti WIB keduanya bakal bertemu di Olimpico dalam lanjutan Seri A.

Laga ini tentu bakal mem­pertemukan Ibra dengan Klose yang sudah mengumpulkan 12 gol dari hasil 19 kali bermain. Mes­ki dalam catatan statistik penyerang asal Jerman itu kalah tajam dibandingkan Ibra, Reja menilai Klose memiliki kualitas yang lebih baik

Reja melihat dari gaya ber­main mereka yang sangat jauh berbeda antara satu dengan lainnya. Reja memuji Klose karena menurutnya pemain 30 tahun itu lebih mampu bekerja se­bagai tim, sementara Ibra­himovic bersifat indivi­dualis.

“Dia memainkan bagian men­da­sar dalam membangun per­mai­nan dan akan baik pada per­ge­rakan finishing,” ujarnya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya