Berita

soekarno/ist

Sesama Alumni ITB, Hatta-Aburizal Diimbau Ubah Ideologi agar Bisa Teruskan Perjuangan Soekarno

SENIN, 30 JANUARI 2012 | 20:47 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Situasi Indonesia saat ini begitu mencekam. Karena kondisi kebangsaan dan kehidupan mayarakat sangat jauh dari cita-cita kemerdekaan.

Hal ini disebabkan demokrasi yang dipraktikkan saat ini kita begitu liberal dan cenderung dikuasi pemilik modal, dan nepotisme kekeluargaan. Sehingga arah bangsa terus menerus hanyut dalam kapitalisme.

Karena itu, menurut Direktur Eksekutif Sabang Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan, Indonesia membutuhkan figur baru yang bisa mencerminkan impian dan semangat proklamator kemerdekaan, Soekarno.


"Dalam hal ini pemuda harus memperkuat jati diri untuk menghayati semangat para pendiri republik ini," ujarnya dalam diskusi "Peran Pemuda dan Mahasiswa dalam Menjaga Nilai-nilai Demokrasi sesuai Konstitusi" yang diselenggarakan Central Gerakan Mahasiswa, di Gallery Kafe, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, (Senin, 30/1).

Saat ini terdapat dua tokoh nasional alumni Institut Teknologi Bandung, yang sudah menyatakan kesiapan memimpin negeri ini, baik secara eksplisit, Hatta Rajasa dan Aburizal Baksi secara implisit. Tapi, Syahganda mengingatkan, Hatta dan Aburizal belum merepresentasikan semangat dan nilai-nilai perjuangan Soekarno, meskipun satu almamater.

Makanya, mantan aktivis Institut Teknologi Bandung ini berharap Hatta dan Aburizal harus mengubah pilihan ideologi dan semangat kerakyatannya lebih dekat dengan cita-cita founding fathers agar mereka dapat meneruskan sejarah perjuangan Soekarno.

"Mahasiswa dan pemuda seyognyanya bergerak melawan kapitalisme global menyambut (gerakan) Occupy Wallstreet untuk memunculkan pemimpin mendatang yang lebih ideologis," demikian Syahganda. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya