Berita

KNPI Dukung Reformasi Yudisial di ASEAN

SABTU, 28 JANUARI 2012 | 16:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Dewan Pimpinan Pusat KNPI mendukung langkah-langkah yang telah dilakukan dalam pertemuan Hakim Agung se-Asia.

Menurut Ketua Hubungan Luar Negeri DPP KNPI, KRT Abhiram Singh Yadav, ini merupakan langkah awal yang baik dalam membangun persamaan visi terkait hukum di wilyah asia pada umumnya dan Asia Tenggara secara khusus.

"Kami mendukung sepenuhnya semangat negara-negara sahabat dalam mendeklarasikan 11 rekomendasi yang melibatkan 8 negara Asean dan 6 Negara Asia Pasifik ini. Kedepan KNPI akan turut mempromoasikan langkah-langkah lanjut dari rekomendasi ini yang merupakan kelanjutkan dari Deklarasi Banglore" ujar Abhiram yang juga merupakan Vice Chairman Commitee for ASEAN Youth Cooperation (CAYC) sesaat lalu kepada Rakyat Merdeka Online (Minggu, 28/1).


Dalam pertemuan para Hakim Agung se-Asia bertajuk "Integritas Yudisial di Asia Tenggara: Reformasi Yudisial Berdasarkan Integritas", di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (27/1) telah disepakati 11 rekomendasi.

Ke-11 rekomedasi itu adalah, diselaraskannya Prinsip Bangalore dan komentar terhadap Prinsip Bangalore ke dalam pedoman perilaku hakim setiap negara. Disusunnya alat ukur perkembangan dan dampak dari implementasi Prinsip Bangalore. Dilaksanakannya pendekatan holistik yang menggabungkan unsur pencegahan dan penindakan.

Lalu, dibentuknya sistem pengaduan masyarakat yang kredibel, mudah diakses dan responsif. Dilaksanakannya audit dan inspeksi peradilan secara reguler. Dibentuknya sistem manajemen penanganan perkara yang efektif dan tepat waktu yang terintegrasi dalam format eletronik. Dideklarasikannya pemasukan dan aset hakim.

Selain itu, ditingkatkannya gaji dan kesejahteraan hakim. Dilaksanakannya seleksi hakim yang transparan. Diselaraskannya pengawasan internal dan eskternal, dan dilibatkannya berbagai pihak dalam merencanakan, melaksanakan, memantau, dan mengevaluasi program pembaruan peradilan.

Abhiram menambahkan, Ketua Umum DPP KNPI saat ini Taufan EN Rotorasiko memberikan fokus yang khusus terhadap perkembangan di wilayah ASEAN.

"Ini menjadi hal menarik untuk dikaji lebih dalam oleh pemuda Indonesia untuk membangun bangsa yang lebih berintegritas sebagai role model utk Asia Tenggara secara khusus dan dunia pada umumnya", pungkas Abhiram.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya