Berita

presiden sby

Pertemuan SBY dengan Aktivis Anti Korupsi hanya Basa-basi!

KAMIS, 26 JANUARI 2012 | 09:41 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Jaringan Masyarakat Antikorupsi kemarin mengadakan pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Jakarta. Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran satu dari 36 LSM yang ikut dalam pertemuan tersebut.

Uchok Sky Khadafi, Koordinator Divisi Investigasi dan Advokasi FITRA, menjelaskan, pertemuan kemarin itu, merupakan pertemuan kedua dengan pemerintah. Pertemuan pertama digelar di Semarang sewaktu peringatan hari anti korupsi sedunia.

Meski begitu, Uchok mengaku tidak ikut dalam pertemuan kemarin. FITRA diwakili oleh aktivis lainnya, Yuna Farhan. Selain berdialog, dalam pertemuan itu, aktivis mengultimatum Presiden SBY untuk melakukan tindakan nyata dalam memberantas korupsi.


"Teman-teman itu minta 3 bulan kepada Presiden. Kalau tidak melakukan apa pun berarti selesai. Tidak ada lagi pemberantasan korupsi. SBY dianggap tidak anti korupsi. Jadi kita masih kasih waktu," jelasnya kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Menariknya, Uchok sendiri tidak yakin SBY akan melaksanakan permintaan aktivis tersebut. Karena menurutnya, pertemuan dengan aktivis itu hanya basa-basi. Saat ditanya kenapa datang kalau tahu pertemuan itu hanya basa-basi, Uchok berkelit.

"Kita kan diundang. Kalau diundang ya harus datanglah," dalihnya. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya