Berita

ilustrasi/ist

Demokrat: Pilihan Melawan Bukan Karena Terdesak

SELASA, 24 JANUARI 2012 | 23:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Intrik dan finah tak henti-hentinya menerpa Partai Demokrat (PD). Saat ini adalah momentum konsolidasi ke dalam bagi Demokrat untuk lebih solid berbuat bagi seluruh konstituen yang mempercayakan pilihan politiknya di 2009 kemarin kepada Demokrat.

Demikian disampaikan Ketua Biro Hukum dan Perundang-undangan PD, Jemmy Setiawan (Selasa, 24/1).

Ia mengatakan, sebagai ketua umum Anas Urbaningrum pasti telah punya energi baru untuk membawa PD ke kejayaannya. Dan Sekjen Edhie Baskoro Yudhoyono telah menjawab keraguan bayak orang sewaktu mendapat amanah Sekjen, dimana telah dengan kongkrit mampu menata partai menjadi partai modern dan menjalankan semua amanah dan perintah Ketua Dewan Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono.


PD, kata dia, akan mengawal semua program pemerintah menuju pintu sukses yang maksimal sampai 2014. Jadi buat kita keluarga Besar PD pasti akan melawan segala bentuk fitnah dan intrik pada SBY, partai dan pucuk pimpinan PD.

"Dan kami akan memperkuat barisan kader di departemen hukum untuk lebih maksimal dalam mengkaji semua tuduhan kepada keluarga besar PD. Bekerja keluar dan berbenah ke dalam adalah prioritas terdekat kami," katanya.

Yang paling penting, sambung dia, semua masalah yang menyeret nama-nama tertentu di internal PD diserahkan kepada proses hukum, sebab PD masih setia kepada UUD 45, dimana hukum adalah panglima negeri ini.

"Partai PD juga akan menempuh jalur hukum, jika ada upaya-upaya sistematis yang sengaja dimanfaatkan oleh kelompok lain dalam mendiskreditkan PD. Pilihan melawan hari ini bukan karena terdesak, namun karena sebuah proses pendewasaan bagi seluruh kader partai, agar tidak dipecah belah oleh kepentingan tertentu," demikian Jemmy.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya