Berita

dato' sri tahir

Olahraga

KISRUH TENIS MEJA

Dato' Sri Prof DR Tahir MBA Akan Dilaporkan ke KPK

SENIN, 23 JANUARI 2012 | 23:48 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Dunia tenis meja Indonesia dihantam isu korupsi. Petinggi Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) dituding melakukan praktik korupsi senilai Rp 3 miliar dan akan dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pekan ini.

Petinggi dimaksud adalah Dato' Sri Prof DR Tahir MBA yang bulan Desember lalu terpilih sebagai Ketua Umum PB PTMSI untuk periode 2012-2016. Pemilihan digelar dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Hotel Merlynn Park, Jakarta, 12 Desember 2011. Ini adalah periode jabatan ketua umum ketiga bagi Tahir. Mendapatkan gelar Dato’ Sri dari salah satu universitas di Malaysia, Tahir merupakan salah seorang menantu bos Lippo Group, Mochtar Riyadi, dan juga Wakil Komisaris Utama Bank Mayapada.

Rencana melaporkan Tahir ke KPK disampaikan Jurubicara Komite Penyelamat Tenis Meja Indonesia (KPTMI), Peter Layardi, Senin malam ini (23/1). KPTMI didirikan oleh sejumlah Pengurus Provinsi PTMSI yang tidak puas dengan hasil Munaslub yang dianggap cacat hukum. Selain itu, selama Tahir memimpin PTMSI, cabang olahraga tenis meja Indonesia sepi prestasi.

Dalam SEA Games XXVI bulan November 2011 lalu, cabang olahraga tenis meja Indonesia hanya mendapatkan tiga medali perunggu dari tunggal putra, tunggal putri, dan ganda putri. Padahal sebelumnya PB PTMSI sesumbar akan memperoleh dua medali emas.

Dalam pemilihan ketua umum di arena Munaslub Desember, Tahir mengantongi 23 suara, mengalahkan saingan terdekatnya, Ekawahyu Kasih, yang hanya mengantongi delapan suara.

Menurut Peter, sejumlah pengurus provinsi yang ikut dalam Munaslub dan memilih Tahir telah bersedia mengembalikan uang yang mereka terima dari kubu Tahir. Uang politik ini disebutkan diberikan dalam dua kesempatan yang berbeda. Pertama saat silaturahmi PB PTMSI di Jogjakarta, dan kedua di arena Munaslub di Jakarta.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat sampai hari ini dikabarkan masih belum mau mengesahkan kepengurusan PB PTMSI. Selain itu juga disebutkan bahwa KONI Pusat sedang menginvestigasi berbagai kekisruhan di PB PTMSI.

“Hampir seluruh Pengprov PTMSI prihatin terhadap kondisi tenis meja Indonesia saat ini. Kepemimpinan PB PTMSI yang sekarang ini sebenarnya tidak sah, karena banyak penyelewengan. Itu yang akan kami bongkar,” demikian Peter Layardi.

Namun ia belum menjelaskan lebih detail rincian dari tudingan korupsi yang dilakukan Tahir selama memimpin PTMSI. [guh]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya